Langsung ke konten utama

Dilan 1991 : Lanjutan Film Dilan 1990 yang Akan Mengecewakan?


Satu hal yang sedang banyak diperbincangkan dan ditonton di kanal Youtube selama kurang lebih tiga hari kemarin adalah Dilan 1991.

Ya, entahlah, sebegitu kuatnya film yang diadopsi dari sebuah buku best seller karya Pidi Baiq ini mengambil hati para penontonnya. Nggak hanya dari kalangan remaja saja, bahkan kalangan orang-orang dewasa pun sangat menyukai dan relatable akan Film Dilan tersebut. Salah satu kata yang pasti mereka ucapkan ketika menonton Film Dilan adalah :

'Wah, mengingatkanku pada masa muda dulu ya'

Mmm... Memang iya, karena Dilan memang berlatar pada tahun 1990-an dan berlokasi di Bandung. Jelas, orang-orang dewasa lantas merasakan relate yang sangat terhadap Film Dilan ini.

Tak ayal, magis dari Film Dilan ini lantas membuatnya berada pada posisi kedua film terlaris di Indonesia dengan total penonton sebanyak 6.315.664, satu tangga di bawah film Warkop DKI Reborn : Jangkrik Bos (Part 1) dengan total penonton sebanyak 6.858.616.

Lantas setelah itu, bagaimanakah nasib dari Film Dilan 1991 yang akan tayang pada 28 Februari 2019 nanti? Apakah Film Dilan 1991 akan mendapatkan penonton yang sama banyaknya? Atau justri, Film Dilan 1991 akan meredup dan membuat kecewa para pecinta Film Dilan sebelumnya?

Entahlah, tapi mungkin, mari bisa sedikit kita bahas.

Dilan 1991 : Awal Mula Patah dan Berakhirnya Sebuah Hubungan.

Potongan-Potongan yang Mungkin ada di Film Dilan 1991


Saya menyimpulkan kutipan demikian karena berlandas dari buku yang pernah saya baca, pun yang pasti menginisiasikan terbuatnya Film Dilan 1991. Di dalam buku Dilan 1991, disitu berisikan cerita yang mulai tegang, masih dengan sisi-sisi keromantisan, pun juga menimbulkan ketegangan.

Entah kenapa, saat saya membaca buku Dilan, entah itu 1990 maupun 1991, saya berasa kayak emosi saya dipermainkan sebegitu mudahnya. Kadang tersenyum, kadang ikut kesal, kadang nangis, kadang haru, kadang marah, dan begitu seterusnya.

Hanya saja, saya dapat menyimpulkan satu hal bahwa sekali lagi, di Film Dilan 1991 ini, sepertinya memang tidak akan seromantis Film Dilan 1990. Tidak ada percakapan romantis yang akan menjadi meme seperti :

'Kamu Milea ya? Aku Ramal, kita akan bertemu di kantin'

Atau para peniru yang ingin romantis dengan memberi kado sederhana layaknya buku TTS saat ulang tahun si terkasih.

Nggak ada. Atau... Mungkin ada?


Ya, bisa jadi mungkin sih, soalnya kan, orang Indonesia kreatif parah memang. Sejak trailer Film Dilan 1991 keluar saja, sudah ada banyak orang yang mulai meniru percakapan awal Dilan dan Milea saat berboncengan sambil hujan-hujanan.

'Cita-citamu apa sih?'

'Jadi Pilot. Kalau Kamu?'

'Menikah sama kamu.'

Sebuah percakapan yang pasti akan ditiru oleh anak muda-anak muda SMA pengagum berat Iqbal, atau percakapan yang menjadi pengingat kepada diri saya bahwa saya... buset, pernah alay juga ternyata.

Jika di antara kita semua ini sudah membaca buku Dilan 1991, pasti kita sudah bisa menebak, ada rasa marah yang kemudian memuncak setelah kita tahu akhir dari ceritanya. Saya sendiri, agak kurang bisa terima, kenapa akhirnya malah begitu. Layaknya emak-emak yang protes ke layar televisi ketika melihat si pemeran protagonis yang selalu dianiaya si antagonis.

Semengaduk emosi itu memang, apa yang ada di Buku Dilan 1991.

Jadi, jika memang apa yang ada di Buku Dilan 1991 terjadi juga di Film Dilan 1991, maka, mungkin, para pengagum Dilan yang hanya menonton dari filmnya saja, mereka cenderung akan berkata :

'Yaaah, kok gini sih? Kok gini aduuuuh'

Begitu.

Mungkin loh, ya, mungkin.

Potongan Scene yang mengaduk emosi di Film Dilan 1991


Sepertinya, isi dari apa yang kelak akan ada di Film Dilan 1991 nantinya itu jelas akan mengaduk-ngaduk emosi parah. Dimulai dari sosok Dilan yang, yah, kita tahu bersama ya, kalau dia suka tawuran, hingga Sosok Milea yang terkesan suka mengatur dan mudah sekali menggunakan ancaman 'Putus' demi keamanannya.

Ya, jujur saja, saya kesal.

Nggak tau kenapa sih, ini kenapa saya membahas Film Dilan 1991 malah jadi kesal ya?

Mungkin, akan jadi tambah kesal kalau bener-bener cuplikan scene yang bakal seperti ini :

1. Dilan Tawuran Melulu


Scene ini pasti adalah scene yang paling tidak disukai oleh Milea. Sudah berkali-kali dibilang bahwa tawuran tidak baik, dan berkali-kali pula dikata bahwa Milea tidak suka melihat Dilan tawuran, tapi, Dilan tetap tawuran juga.

Ini merupakan momen yang pada akhirnya membuat konflik seakan meninggi dan sama-sama membuat hati penonton teraduk.

2. Milea dengan mudah Berucap Putus ke Dilan


Ketika melihat Dilan kekeuh ingin tawuran, Milea dengan amat sangat penuh amarah berucap kepada Dilan bahwa dia akan memutuskannya jika dia masih ingin tetap tawuran. Jelas, ini shock terapi tersendiri sih.

Disatu sisi, niat Milea bagus, ingin membuat Dilan berubah. Tapi, mengancam putus bukanlah salah satu cara yang tepat.

3. Perginya Milea dengan Yugo dan (secuil) Cemburu Dilan.


Scene ini ada di Trailer Dilan 1991. Di situ, ditampilkan saat Milea hendak meminta Dilan untuk pulang saja dan tidak menyerang, dia tiba-tiba menjauh dari Dilan. Lalu, Dilan pun mengejar dan menggenggam tangan Milea. Di saat yang bersamaan, Yugo datang.

Akhirnya, Dilan menoleh tajam, lalu pergi. Milea menangis, sampai menarasikan penyesalannya karena telah pergi bersama Yugo.

4. Mas Herdi...

Yak, ini jelas sudah pasti ada di dalam film, karena pemerannya pun sudah dijabarkan jelas yaitu si Andovi Da Lopez. Sosok suami dari Milea yang, entah gimana nanti jalan ceritanya. Sepertinya, memang saya harus menontonnya secara langsung deh 28 Februari mendatang.

Ehe.

Mampukah Film Dilan 1991 Meraup Banyak Penonton?


Dari pengalaman yang sudah-sudah, film-film yang bersambung begitu itu amat sangat sulit untuk meraih kejayaan yang sama seperti film sebelumnya. Hal ini dikarenakan ekspektasi yang amat sangat tinggi dari penontonnya, yang kemudian ketika hari H tiba, eh, komentar :

'Loh, kok begini'

Pun terucap tajam.

Lantas, apakah kalian yakin kalau Film Dilan 1991 ini akan dapat meraih kejayaan yang sama seperti Film Dilan 1990? 

Yuk, ditunggu tanggal tayangnya, 28 Februari 2019 nanti ya!

Komentar

  1. Dilan, dikala semua orang pada bilang dilan romantis dll, pas pertama kali saya nonton kok malah biasa ya rasanya, kadang senyum sih tapi nggak sampai keinget banget, mungkin karena saya lebih suka film genrw mistery ya.
    Ha..ha...
    Maafkan saya dilan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Whahaha saya juga waktu pertama kali nonton Film Dilan yang pertama itu agak gimana gitu kok, malah heran heheh. Yah, namanya juga selera kan ya hehe.

      Ngga tau juga nih, apakah nanti Film Dilan 1991 bakal banyak peminatnya atau tidak.

      Hapus
  2. Aku gak gitu tahu ceritanya sih, soalnya emang belum pernah nonton yang pertamanya. Trailernya pun gak pernah, hehehe. Sama kaya komen mbak yang di atas, aku juga lebih suka genre mistery :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahaha dirimu jadi salah satu orang yang juga belum pernah menonton film Dilan yang pertama ya hehe, nggapapa. Namanya juga selera kan yaa. Genre Mistery memang lebih seru sih hehe

      Hapus
  3. saya jadi penasaran sama ni film mas, karna yang pertama saya juga belum nonton, tapi emang udh rame di omongi sana-sini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hhehe bisa dicoba untuk nonton Film Dilan yang pertama dahulu Mas, nanti biar tidak penasaran dan ada bayangan kira-kira bakal gimana Film Dilan 1991 ini hehe :D

      Hapus
  4. Sebetulnya menonton ini jadi bisa bilang: Siapa bilang alay cuma generasi sekarang? Generasi sebelumnya generasi jayus. Generasi sebelumnya lagi, entah generasi apa. Sama saja semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahah bener juga sih, Film Dilan kembali memberikan pembelajaran bahwa... SEMUA ORANG PASTI PERNAH ALAY WKWKW hehe

      Hapus
  5. Dulu penasaran banget sama Dilan 1990, karena sempat booming di kalangan temen-temen dan sosmed. Pas tak tonton streaming, lah....kok alay begini, sih? Hahaha. Terlalu banyak gombalan yang menurut saya "apa banget" --- Ini menurut saya sih, jadi nggak terlalu excited buat nonton Dilan 1991

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha sama banget, Mas. Saya pun waktu pertama kali nonton Film Dilan juga merasa aneh dan 'lah, begini banget ya?' gitu. Tentu setelah teman-teman sejawat saya juga mengatakan hal yang sama hehe.

      Ngga ngerti lah, mungkin karena selera juga yaaaa. Selera kita berbeda dengan para 6 juta orang yang menyukai Film Dilan :D

      Hapus
  6. Cita cita kamu apa seh? menikah dengan kamu. hehaha, masa -masa gombal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha gombal abisssss nih apa yang ada di Film Dilan :D

      Hapus
  7. Wah, tgl 28 Februari nih bakalan tayang di bioskop film Dilan? Kudu nonton ah. Yang perdana aja sukses bikin merona, sedih, kesal dll campur aduk inget zaman mudah doeloe hahahha :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha berarti dirimu menjadi salah satu angkatan yang pernah muda di tahun 1990-an ya hehe. Penikmat sejati film Dilan ya berarti mbaaaak.

      Jadi tidak sabar nonton Film Dilan 1991 nih :D

      Hapus
  8. wah harus siap2 ngosongin jadwal nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, yang berminat nonton Film Dilan 1991, siapkan kosongkan jadwalmuuuu. Tapi jangan lupa, tonton dulu Film Dilan 1990 nya hehe

      Hapus
  9. jadi nggak sabaran akhir bulan nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akhir Bulan depan dong, Mba. Hehe

      Jangan lupa ditonton Film Dilan 1991-nya jika penasaran :D

      Hapus
  10. kalau nonton dilan 91 kayanya bikin bapernya ketulungam, padahal di kejadian aslinya mereka gabisa bersatu ya huhu sedih. berbeda kualifikasi pacar , padahal chemistrynya dah dapat banget y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget, Mbak. Ini yang mungkin bisa bikin penonton sejati Film Dilan sedikit patah, lhakok Dilan sama Milea akhirnya nggak bareng hehehe

      Hapus
  11. hampir nggak ada yang paham kalau Dilan yang sesungguhnya adalah saya....tapi karena sesuatu hal maka saya terus menyembunyikan diri dari media....gituh deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahah ternyata Mang Lembu adalah Sosok Dilan yang sesungguhnya. Kalau Tidak Percaya, Artikel Ini Akan Membuatmu Terketjoet wwkwkw

      Hapus
  12. Jadi penasaran nih gimana kelanjutan dari film Dilan 1990 yang sebenarnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Film Dilan 1990 kan sudah, Mba. Mungkin yang mba maksud adalah Film Dilan 1991 ya hehe.

      Ditunggu Filmnya ya, Mba hehe

      Hapus
  13. Balasan
    1. Yuk cari tau tentang Film Dilan 1991 di sini :p

      Hapus
  14. Saya nggak nonton sejak Dilan 1990 dan sepertinya nggak akan nonton juga pada Dilan 1991. Tahun 1990 saya SMA tapi entah mengapa kok nggak tahu tentang Dilan ini ya, hehe ... kuper deh. Tapi kata anak saya yang sudah nonton Dilan 1990, filmnya bagus, bikin baper, pokoknya remaja banget. Dan seperti biasa saya akan menjadi pendengar setia setiap cerita anak saya :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha cukup mendengarkan cerita dari anakmu ya, Mba, tentang gimana Film Dilan hehe.

      Jadi, siapkan telinga untuk pembahasan dari Anakmu tentang Film Dilan 1991 akhir Februari besok ya, Mbak :D

      Hapus
  15. Hahaha ga tau kenapa saya ga suka film beginian sob, karena suka bikin saya jadi baper :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahah langsung bakal bikin baper ya Film Dilan ini wkwkwkw :D

      Hapus
  16. Aku belum nonton, tapi yg 1990 udah,
    emang apik sih filmnya.
    jadi penasaran..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahah sudah ngikutin Film Dilan yang 1990 ya berarti? jadi, wajib buat nonton Film Dilan 1991 dong biar tau kelanjutannya :D

      Hapus
  17. Dan saya pun ga nonton Dilan karena kurang menarik buat saya, tapi cukup mengagetkan juga melihat jumlah penontonnya sampe 6 juta, itu luar biasa, berarti film ini mengandung magnet yang luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar kan, saya juga merasa kaget saat tau kalau Film Dilan 1990 kemarin itu penontonnya sampai 6 jutaan. Ngga nyangka aja gitu hehe

      Hapus
  18. Bukannya Dilannya sibuk dengan ruang g*ru ?

    BalasHapus

Posting Komentar